Siswi SDN 2 Duda Timur Raih Juara III Lomba Bebanyolan Tunggal FTBI Tingkat Provinsi Bali 2026
Ni Nyoman Devika Sri Naresswari, siswi SDN 2 Duda Timur, meraih Juara III Lomba Bebanyolan Tunggal Putri tingkat SD pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Provinsi Bali 2026.
Di depan kamera, seorang anak SD tampil sendirian membawakan humor dengan bahasa ibunya. Anak itu adalah Ni Nyoman Devika Sri Naresswari, siswi SDN 2 Duda Timur, yang meraih Juara III Lomba Bebanyolan Tunggal Putri jenjang SD pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026.
Bebanyolan adalah penampilan humor tunggal berbahasa Bali, semacam stand-up comedy dalam bahasa ibu. Pada tingkat provinsi, peserta dari berbagai kabupaten/kota di Bali mengirimkan rekaman video penampilan yang diambil di sekolah masing-masing sesuai petunjuk teknis. Penilaian lomba bebanyolan tunggal tingkat SD dilaksanakan pada 13 Oktober 2026 di Balai Bahasa Provinsi Bali oleh tiga dewan juri, berdasarkan aspek-aspek yang telah ditentukan penyelenggara, dan disiarkan langsung melalui YouTube.
Dari Kecamatan ke Provinsi
FTBI adalah ajang tahunan bertingkat, dimulai dari kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Seleksi tingkat kecamatan dan kabupaten dilaksanakan secara tatap muka (luring). Devika meraih Juara I pada kedua tingkat itu, lalu melaju ke tingkat provinsi yang dinilai melalui rekaman video.
Pada acara penutupan FTBI Tingkat Provinsi Bali 2026 yang berlangsung pada 22 Oktober 2026 di OJK Provinsi Bali, Devika hadir menerima penghargaan dengan didampingi pelatihnya, Bapak I Wayan Cakra Suteja.
Pesan dari Pelatih
"Yang terpenting adalah berani tampil dan berbuat maksimal. Banyak orang tidak berani mencoba, lalu menyesal pada akhirnya."
— Bapak I Wayan Cakra Suteja, pelatih
Bahasa Ibu, Kebanggaan Bersama
FTBI diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Bali dengan tujuan mengenalkan, menggunakan, dan melestarikan bahasa serta sastra Bali di kalangan generasi muda. Lewat panggung bebanyolan, anak-anak belajar bahwa bahasa daerah bukan hanya untuk upacara dan pelajaran, tetapi juga bisa hidup dalam tawa dan kreativitas sehari-hari.
SDN 2 Duda Timur menyampaikan selamat kepada Devika dan terima kasih kepada Bapak I Wayan Cakra Suteja, orang tua, serta semua pihak yang mendampingi. Prestasi ini menjadi kebanggaan bersama warga Duda Timur dan, semoga, memberi keberanian bagi teman-temannya untuk mencoba hal baru.